var adfly_protocol = 'https'; var popunder = true;

Tuesday, October 17, 2017

Sendratari Ramayana


Sendratari Ramayana Candi Prambanan Yorgyakarta

Sabetan Ki Manteb yang Legendaris

Sabetan Wayang Kulit oleh Ki Manteb Sudarsono yang Legendaris

Kompilasi Lakon Wayang Orang

Anoman Obong


Lakon Sukesi




Banowati Edan




Lesmana Wuyung




Penampilan Dalang-dalang Top



Ki Manteb Sudarsono: Kresna Duta


Ki Sutono Hadi Sugito: Baratayuda


Ki Wisnu: Wirata Parwa


Ki Entus Saksmono : Makrifat Deworuci


Ki Seno Nugroho : Wisanggeni Lahir



Penampilan Sinden-sinden Top Sedunia


Mbak Ginta & Mbak Diwang : Yen Ing Tawang & Memanik


Mbak Megan Colin : Ojo Lamis




Mbak Hiromi Kano : Caping Gunung






Mbak Soimah : Setyo Tuhu



Mbak Lusi Brahman



Mbak Agnes dari Hongaria






Wednesday, October 4, 2017

Wayang Klithik Mbah marlan


Wayang klithik semacam gabungan antara wayang golek dan wayang kulit. Yaitu terbuat dari kayu seperti wayang golek namun pipih yang hampir mendekati bentuk wayang kulit. Karena terbuat dari kayu, wayang klithik tidak menggunakan cempurit (tiang penyangga wayang kulit yang lazimnya terbuat dari tanduk kerbau, bambu, atau kayu secang-KP). Debog (batang pisang) sebagai landasan dalam wayang kulit diganti dengan kayu panjang berlubang. Tidak dipilihnya kulit sebagai bahan dasar wayang, diyakini erat kaitannya dengan dikeramatkannya sapi oleh pemeluk agama Hindu saat itu. 

Cara memainkan wayang klithik tidak jauh berbeda dengan wayang kulit. Adanya iringan gamelan, sinden, dan bahasa yang dipergunakan pun sama. Yang membedakan adalah ceritanya. Isi cerita wayang klitik berkisar pada babad tanah Jawa atau cerita rakyat mengenai legenda tanah Jawa, seperti cerita Menak atau Panji Semirang. 

Kembali ke desa Wonosoco. Tersebutlah pak Sumarlan, atau biasa dipanggil Mbah Marlan yang secara konsisten menjadi dalang wayang Klithik di Wonosoco. Mbah Marlan menjadi dalang bukanlah karena keturunan atau warisan. Mbah Marlan berkisah bahwa proses menjadi dalang dilaluinya secara alami, tidak ada perlakuan atau persiapan secara khusus. Sewaktu muda, Mbah Marlan hanya mengamati dan memperhatikan saat dalang Prawoto dari desa sebelah memainkan wayang klithik. Dan wayang milik dalang Prawoto itu pulalah yang dia mainkan setelah perangkat wayang tersebut dibeli oleh pak lurah Wonosoco. 

Wayang Gatotkaca Di Film StarTrek


FRONTROLL.COM - Netizen kembali heboh. Kali ini gara-gara ada wayang kulit di serial televisi Star Trek: Discovery episode terbaru yang tayang pekan lalu.

Wayang kulit itu muncul dalam salah satu adegan saat Kapten Gerogiou (Michelle Yeoh) yang sedang berbicara di ruangannya.

Nah, tepat di belakang sang kapten, ada sebuah benda yang tak asing untuk orang Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di Jawa.

Benda itu benar-benar mirip dengan wayang kulit. Dan jika diamati, tokoh wayang kulit itu adalah Gatotkaca, seorang 'superhero' yang punya julukan 'otot kawat tulang besi'.

Wayang kulit yang ada di belakang Kapten Georgiou tersebut adalah Gatotkaca. Dia dikenal memiliki "otot kawat tulang besi". Gatotkaca adalah karakter yang dikenal bisa terbang hingga ke langit

Di masa depan, wayang ternyata tidak punah. Warisan unik berkualitas tinggi warisan nenek moyang itu masih eksis, bahkan menjadi saksi bisu perjalanan antar-bintang yang bermisi "...to seek out new life and new civilizations, and to boldly go were no one has gone before."

Serial Star Trek: Discovery menceritakan 10 tahun sebelum cerita Star Trek: The Original Series. Kala itu, Klingon T'Kuvma menggabungkan 24 Klingon House yang akhirnya menyebabkan perang dingin antara ras Klingon dan United Federation of Planets, termasuk Discovery USS.

Serial ini pertama kali tayang pada Selasa, 19 September 2017, sedangkan pada Ahad, 24 September 2017, merupakan tayang pertamanya di channel CBS. Star Trek: Discovery akan hadir dalam 15 episode dan terbagi dalam dua season. Season pertama akan selesai pada November 2017 dan season kedua akan dimulai pada Januari 2018.
var adfly_protocol = 'https'; var popunder = true;