var adfly_protocol = 'https'; var popunder = true;

Monday, December 5, 2011

GATUTKACA VS BOMA NARAKASURA



jadwal-radio-streaming-wayang-kulit




(Rebutan Kikis Tunggarana)

Al-Kisah Di Negara besar yang bernama Pringgondani yang diperintah oleh Prabu Trembaka, ada Propinsi bernama "Kikis Tunggarana", yang pipimpin oleh Gubernur Kalapustaka. Tetapi berhubung Prabu Trembaka dan Gubernur Kalapustaka adalah sama-sama murid dari Prabu Pandu Dewanata (Bapaknya Pandawa), maka Propinsi "Kikis Tunggarana" berstatus otonomi khusus.

Syahdan Haryo Suman alias Sengkuni yang tak lain adalah besan dari Derstarata berusaha memecahbelah Persekutuan Prabu Pandu dengan prabu Trembaka. Maka dibuatlah muslihat jahat, yaitu mencegat surat undangan pesta dan diubah menjadi tantangan perang, maka meletuslah peperangan Dua Kerajaan besar yang dinamakan "Perang Pamuksa" . Dan gugurlah Prabu Trembaka, sedang Prabu Pandu juga wafat tidak lama setelah itu yaitu ketika istrinya ngidam lembu andini.

Kemudian Pringgandani terjadi pergantian kekuasaan, Prabu trembaka digantikan putranya yaitu Prabu Arimbo, Sedang Gubernur "kikis Tunggarana" Sudah diganti oleh Gubernur Kahana putra Gubernur Kalapustaka .

Prabu Arimbo kurang serius dalam menjaga teritorialnya dan Propinsi "Kikis Tunggarana" di aneksasi oleh Prabu Bomantara.

Beberapa masa kemudian, Prabu bomantara dikalahkan oleh Prabu Suteja dari Kerajaan Trajutresna putra Kresna. dan kemudian Propinsi Kikis Tunggarana pun menjadi bagian dari Kerajaan Trajutresna. Kemudian Prabu Suteja berganti nama menjadi Bomanarakasura.

Sedangkan Pringgandani saat itu dipimpin oleh raja muda bernama Gathutkaca, salah satu ksatria Pandhawa yang terkenal dengan otot kawat balung wesinya. Perkimpoian antara Bima dan Arimbi melahirkan bayi raksasa yang kemudian di godhog dalam kawah candradimuka, ditambah pula aneka senjata andalan para Dewa diikutkan dalam godhogan tersebut, maka bayi tadi berubah dewasa menjadi seorang ksatria yang sakti pilih tandhing. Terkenal dengan nama Gathutkaca (manusia ajaib atau manusia instan).

Gubernur Kahana merasa bahwa Propinsinya dianak tirikan oleh Pemerintahan Pusat Trajutrisna, Prasarana Umum Sangat berbeda jauh saat melongok ke seberang perbatasan Wilayah Pringgondani. Rakyat Kikis Tunggarana bahkan lebih suka memakai mata Uang pringgondani bahkan memakai logat bahasa Pringgondani. Mencari kerja pun lebih gampang ke Pringgondani.

Kemudian atas kehendak Rakyat maka Gubernur Kahana bertekat bergabung dengan Pringgondani. Karena secara sejarah dan budaya memang Rakyat "Kikis Tunggarana" memang lebih dekat dengan budaya Pringgondani. Dan keinginan Pak Gubernur ini Diterima dengan senang hati oleh Prabu Gatotkaca, Raja Baru Pringgondani.

Pertempuran tidak bisa di elakkan antara Trajutrisna dan Pringgandani. Di pihak Trajutrisna ada Setyaki, Kresna, Samba. Sedangkan pihak Pringgandani ada Gathutkaca, Antareja dan Antasena, serta dibantu oleh Pandhawa. Kali pertama Kresna bertemu di medan pertempuran dengan Bima ksatria Pandhawa.

Tetapi sebagai orang tua mereka bukan perang fisik tapi hanya beradu argumen alias debat, Kresna membela anaknya yang mengakui bahwa Kikis Tunggarana itu wilayah Trajutrisna, sedangkan Bima bersikukuh membela anaknya Gathutkaca yang ingin memerdekakan Kikis Tunggarana. Pertempuran dahsyat terjadi diantara kedua pimpinan, yaitu Gathutkaca dan Boma, mengadu kesaktian di langit. Boma dengan garuta Narakasura terbang menyerang Gathutkaca yang bisa terbang tanpa sayap atau pakai bantuan alat. Ilmu-ilmu sakti beradu, hingga salah satu kesempatan Gathutkaca mengeluarkan ajiannya yang hebat yaitu Brajamusti yang langsung menghantam Boma, sehingga sekuat tenaga, seperti lintang alihan (bintang pindah/komet) meluncur ke bumi. Boma mampus seketika.

Bergerak Kresna dengan Kembang Wijayandanu, niatan mau menghidupkan lagi anaknya. Tetapi betapa kagetnya karena Boma sudah mampu hidup kembali tanpa Wijayandanu, dan langsung menyerang Gathutkaca.

Berkali-kali Boma kalah dan mati, tetapi mampu hidup lagi. Sadarlah Kresna bahwa Boma yang sekarang bukanlah Boma anaknya, tetapi Boma yang kerasukan suksma raksasa yang sakti. Segera mungkin Kresna melerai yang sedang bertengkar. Ntah sudah berapa lama mereka berdua duel diangkasa. Hingga detik itu Kresna melerainya. Persidangan Meja Bundarpun dilakukan untuk mencari jalan damai. Akhirnya disepakati bahwa Kikis Tunggarana memang harus dimerdekakan dari kekuasaan Trajutrisna. Merdeka sendiri menentukan sikapnya dan dipimpin lagi oleh Prabu Kahana. Sementara itu Pringgandani dan Trajutrisna tidak boleh melakukan serangan senjata kepada kerajaan Kikis Tunggarana.


Download Buku-buku Pewayangan
Download Buku Siswa Kurikulum 2013
Aksara-Ausantara-qwerty-Ansi
__________




No comments:

Post a Comment

var adfly_protocol = 'https'; var popunder = true;